Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II.B) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau

Bupati Sanggau, Paolus Hadi melantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau di Aula Kantor Bupati, jumat(5/01/2018). Acara pelantikan tersebut berlangsung dengan lancar dan khidmat.

Dari 15 peserta yang mengikuti telah dinyatakan lulus seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama, maka Bupati telah menetapkan 5 orang yang dipilih untuk menduduki jabatan tersebut yaitu :

  1. Ignattius Irianto, S. Sos., M.Si. sebagai Staf Ahli Bupati Sanggau Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan.
  2. Joni Irwanto, S.IP sebagai Asisten Adminitrasi Umum;
  3. Sudarsono, S.AP sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan;
  4. Syarif Ibnu Marwan, S.H., M.Si sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro;
  5. Rodie Sanen. M.Si sebagai Kepala Dinas Perumahan, Citpa Karya, Tata Ruang dan Pertanahan;

Kegiatan Pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) tersebut dihadiri Wakil Bupati Sanggau yaitu Yohanes Ontot, Kapolres Sanggau yaitu AKBP Rachmat Kurniawan, Dandim 1204 Sanggau yaitu Letkol Inf Herry Purwanto, Ketua Pengadilan Negeri , Perwakilan Kajari Sanggau, Kepalaperangkat daerah dan organisasi wanita di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau.

Dalam pidato pelantikan tersebut Bupati Sanggau menjelaskan bahwa “ sebagaimana dimaklumi bahwa dengan berlakunya UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen PNS serta berpedoman pada peraturan Menteri Pengadagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2014 tentang tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka di lingkungan instansi pemerintah, maka ada mekanisme progresif yang wajib dipatuhi untuk proses pengisian melalui promosi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon. II.B), yaitu melalui proses seleksi secara terbuka dan kompetitif yang dilakukan oleh panitia seleksi”. Seleksi JPTP (Eselon II.B) membutuhkan waktu yang panjang dari bulan mei 2017 dengan seleksi yang ketat.

Paolus Hadi juga menegaskan, “Yang mendapatkan promosi jabatan pada kesempatan ini jangan terus bereuforia, akan tetapi segera menyusun program kerja untuk meningkatkan kualitas kinerja. Pejabat yang dilantik hendaknya dapat memfokuskan tenaga, perhatian dan pikiran pada proses penataan, perbaikan dan produktivitas kinerja sesuai dengan tuntutan tugas pokok dan fungsi,” tuturnya.

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.